Senin, 23 Januari
“Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan kuberikan untuk hidup dunia”
(Yoh, 6:51)
Diadakan Misa Arwah pada malam harinya pukul 23.50 - 1.30 dini hari yang dihadiri oleh anggota keluarga, handai taulan, anggota Mia Patria Choir, dan tetangga lingkungan sekitar.
Misa Requiem diadakan pada hari Selasa pukul 11.00 di Gereja Aloysius Gonzaga, Cijantung, dengan konselebran utama Bapak Uskup Ignasius Suharyo.
Ibu Ririn telah meninggalkan kenangan tersendiri di hati umat sehingga gereja yang berkapasitas kurang lebih 800 orang tidak mampu mengakomodir umat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Lahan parkir yang terbatas tidak menghalangi umat walau mereka harus memarkir mobil agak jauh dari gereja dan berjalan kaki sejauh 300 meter.
Anggota Mia Patria tidak lupa turut memberikan pernghormatan dengan menyumbangkan suara dan bakat musiknya dalam misa tersebut. Almarhumah dimakamkan di Pemakaman Pondok Rangon. Acara pemakaman segera dilaksanakan setelah misa usai.
Selamat jalan Ibu Ririn tercinta. Semoga di rumah Tuhan engkau turut bernyanyi bersama kami anak-anakmu. (/and)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar