Minggu, 22 Januari 2012

Terima Kasih Bekasi


Sabtu-Minggu, 21 - 22 Januari

Pengalaman malam pertama memang spesial dan tak terlupakan. Layaknya sepasang kekasih memadu cinta, malam itu tim Eropa 2012 memadukan berbagai macam karakter, kebiasaan, dan keunikan setiap pribadinya dalam suatu kebersamaan malam untuk pertama kalinya.
Makan Malam Bersama di Kursi Mungil

Terima kasih untuk teman-teman dari Bekasi, khususnya Bapak Wakijo, yang membantu menyediakan tempat kami bermalam di TK Strada. Walaupun hanya bermodalkan bantal kiriman dari basecamp MPC, kami bisa terlelap di dalam (dan luar) ruangan kelas yang beralaskan karpet itu. Meskipun ada pula yang memilih untuk berjaga malam, nonton bola di pos satpam, dan saling berbagi kisah gaib sampai pagi.

Pukul lima dini hari kami sudah berdandan cantik dan berkostum kinclong untuk pemanasan. Yap, misa pertama yang harus dilayani di gereja Santo Arnoldus Janssen minggu pagi itu mulai pukul enam. 

Misa dibuka dengan nuansa Kalimantan lewat lagu "Lihatlah Kemah Allah" yang menampilkan pula Sinta dan Sisi sebagai penari-penari dayak. Ordinarium tetap mengandalkan gaya Melayu, dan lagu antar bacaan serta Alleluya memasuki ranah Jawa (dengan waktu berlatih yang dapat dihitung kurang dari jari-jari dalam satu tangan). Lagu persembahan bertahan pada "Sesaji Insani" dengan Bias kembali (dan tampaknya permanen) didaulat sebagai penari utama, menyusul di belakangnya Rachel dan Talia dengan bakul persembahan masing-masing sayur dan buah-buahan.

Walaupun (katanya) menduduki posisi terbanyak keempat di Paroki Arnoldus, kami tetap membawakan pula lagu Mandarin "Cua Ting Wo Cheng Siou" untuk mengiringi komuni. Sementara itu sebagai lagu penutup, kami beralih ke daerah Batak lewat "Syukur Kami", menampilkan Ricky dan Mega sebagai penari penjemput pastur turun altar. Urut-urutan yang sama kami persembahkan kembali untuk misa selanjutnya pukul 08.30.

Seusai misa, kami bergegas menuju pos masing-masing untuk berjualan CD. Lewat tugas ini pula, dibentuk kelompok piket baru, Delta. Terima kasih pada umat Bekasi yang telah menyukseskan kegiatan penggalangan dana kami. Lebih dari 400 keping CD diminati umat, khususnya album Misa Budaya. 

Show Time!

Salut juga untuk teman-teman dari Bekasi yang rela berlelah-lelah bertugas menjual CD pada misa sore/malam Sabtu dan Minggunya. Terima kasih pula untuk Mama Dian yang sudah mengurusi perut kami. Juga kerabat-kerabat di Bekasi yang turut membantu perbekalan pagi hari. 

Lelah dan ngantuk tidak dapat disangkal. Namun bila semua dihadapi bersama dengan tawa, terbukti segala halang rintang tanggal terjungkal. (/nat)

4 komentar:

  1. Ricky pake cky bukan Riki :)

    BalasHapus
  2. Yap sudah direvisi. Maaf ya kak :)

    BalasHapus
  3. hahaha najong ka iki macam penting aja

    BalasHapus
  4. Jangan-jangan gara-gara salah diketik namanya jadi masuk anggin tuh tadi di Acacia

    BalasHapus